Sigedong




Desa wisata sigedong merupakan salah satu desa wisata yang ada di Tegal yang terletak di daerah lereng gunung slamet di kecamatan Bumi jawa, Kabupaten Tegal. Destinasi wisata tegal ini yang satu ini terkenal akan pesona alam pedesaanya yang masih alami dan asri, serta panorama yang indah di mana dikelilingi oleh bukit-bukit yang mampu memukau para wisatawan. Jaraknya kurang lebih sepuluh kilometer ke arah selatan dari obyek wisata Guci.



apabila sedang bermain ke obyek wisata Guci, tidak akan rugi untuk mampir dan sekaligus mejelajahi desa wisata yang satu ini. Berbagai daya Tarik dan kegiatan wisata dapat di temukan di Desa Wisata Sigedong. Mulai dari jelajah alam, wisata Budaya, belajar menanam sayuran hingga petik sayur langsung bersama petani. Disana para wisatawan juga akan bisa melihat dan belajar tentang cara pengelolan sayuran yang di gunakan untuk makanan sederhana, dan untuk oleh-oleh yang bisa di bawa pulang. Adapun kesenian lokal yang di desa wisata tersebut masih di lestarikan antaranya seni budaya kuntulan dan terbang jawa.



Di desa tersebut juga para wisatawan bisa mencoba kopi lokal khas desa sigedong yang bisa di minum sambil melihat keindahan alam sekitar.Ada beberapa destinasi wisata yang ada di desa sigedong yaitu curug cantel dan oemah pinus. Tapi daya Tarik yang sangat diminati ketika para wisata datang ke. Desa wisata sigedong yaitu petik sayur dan menanam sayur karna disana para wisata akan melihat dan akan belajar tentang tata cara menanam sayur dari proses penanaman dari bibit yang masih kecil hingga proses memanennya, dan setelah itu akan juga di ajari tentang membuat sayuran menjadi makanan ringan.



80% Masyarakat desa sigedong bekerja sebagai petani dan mengolah lahan kebunya untuk ditanami sayur-sayuran. Menurunnya permintaan pasar dan anjoknya harga jual sayuran di tingkat petani selama masa pandemi Covid-19 menjadikan petani hidup dalam kesusahan. Tak terkecuali para petani sayur di Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa yang membiarkan sebagian tanamannya membusuk di lahan pertanian akibat ongkos produksi yang tidak seimbang dengan hasil penjualan.



Sebagai contoh, harga kubis di tingkat petani hanya dihargai Rp1000 per kilonya. Kondisi tersebut mengundang keprihatinan Pemkab Tegal yang melalui divisi kehumasannya berupaya menggandeng kelompok petani sayur Sigedong untuk menjual komoditas pertaniannya dengan konsep wisata agro.



Kepala Sub bagian Komunikasi dan Dokumentasi Pimpinan Setda Kabupaten Tegal Hari Nugroho menuturkan, gagasan wisata petik sayur tersebut berawal dari obrolan bersama petani sayur di desa setempat saat pihaknya melakukan liputan komoditas kopi Sigedong.



Sumber: https://jurnalpost.com/asyikada-wisata-petik-dan-tanam-sayur-di-lereng-gunung-slamet-bumi-jawa-tegal/21449/



Peta Lokasi